Tidak pernah kami sangka, dua orang asing yang berjalan dijalan hidup masing masing akan di pertemukan oleh semesta. Berawal dari sapaan sederhana, tumbuh percakapan yang tak pernah terasa membosankan. Hari demi hari, tanpa di sadari, nama yang dulu biasa saja perlahan menjadi doa yang selalu ingin di sebutkan.
Perjalanan kami tidak selalu dihiasi tawa. Ada air mata yang jatuh diam diam, ada ego yang harus dipatahkan, dan ada luka yang mengajarkan arti bertahan. Berkali kali kami belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melainkan tentang memilih untuk tetap tinggal meski telah melihat segala kekurangannya. Dalam setiap ujian, kami tidak hanya belajar mencintai, tetapi juga belajar menjadi pribadi yg lebih baik untuk satu sama lain.
Diantara banyaknya kemungkinan yang di tawarkan kehidupan hati kami tetap memilih tempat yang sama, satu sama lain. Dengan segala cerita yang telah kami lalui, kami memahami bahwa cinta sejati bukanlah tentang seberapa cepat menemukan pasangan hidup, melainkan tentang siapa yang tetap menggenggam tangan kita ketika hidup sedang tidak baik baik saja.
Hari ini, dua do'a menyatu menjadi satu tujuan. Di hadapan sang pencipta, kamu mengukir janji suci untuk memulai hidup baru. Pernikahan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju petualangan abadi yang kami tempuh bersama.